RSS

AMAL JAMA`I

01 Feb

Pendahuluan

Tujuan dakwah islamiyah adalah :

1. Membangun kesadaran ruhani imani

2. Membina indifidu muslim secara integral jasad,akal, ruhiyah dan kejiwaan

3. Membentuk keluarga muslim

4. Membentuk masyarakat Muslim

5. Membentuk kekhilafahan Islamiyah

6. Membentuk Daulah Islamiyah `alamiyah.

Pribadi-pribadi yang terbentuk merupakan batu bata yang asasi dalam pembangunan Islam. Pribadi yang memiliki Ahlakul karimah sebagaiman rosulullah diutus.

Pribadi muslim tidaklah cukup keislamanya untuk dirinya sendiri

Allah berfirman : “Demi masa, Sesungguhnya manusia itu berada dalam kerugian , kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh dan saling menasehati dalam kebenaran dan sling menasehati dalam kesabaran” (QS. Al-Ashr :1-3)

Yang dibutuhkan adalah adanya gerakan masa (gerakan kolektip) Yang disebut Harakah Islamiyah

Allah Berfirman : “ Dan orang-orang kafir sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Jika kalian tidak melakukan hal seperti itu maka akan terjadilah malapetaka dimuka bumi dan kerusakan yang dahsyat.” (QS. Al Anfal :73)

Islam menyeru kepada jamaah

Sabda Rosulullah :

“ Tangan Allah bersama jama`ah. Dan siapa yang menyendiri, menyendiri pula didalam neraka” (At-Tirmidzi)

“ Kalian harus berjamah, sebeb serigala hanya akan memangsa kambing yang menyendiri” ( HR. Ahmad)

“ Siapa yang memnginginkan naungan surga maka hendaklah ia berpegang teguh dengan jamaah” (HR. At- Tirmidzi)

`Abdulah bin mas`ud bekata :

“ Ia adalah tali Allah yang kuat yang Diperintahkanya untuk memegangnya. Dan apa yang kalian tidak sukai dalam jamaah dan ketaatan adalah lebih baik dari apa yang kamu sukai dalam perpecahan “

`Ali bin Abi thalib berkata :

“ Kekeruhan dalam jama`ah lebih baik dari pada kekeruhan dalam kesendirian”

Amal jama`I yang sistemik

Untuk mewujutkan cita-cita Islam dibutuhkan Amal jama`i yang sistemik yang tertumpu pada :

a. Pemimpin yang Ihlas ( Qiyadah)

b. Basis yang kokoh ( Jundiyah)

c. Manhaj yang jelas.

Hubungan antara ketiganya dibangun berlandaskan atas Syuro (musyawarah) yang bersifat wajib dan mengikat. Taat yang disertai pemahaman. Keikhlasan pada Allah dalam menjalankan apa yang dipahami dalam berharakah.

Imam syahid Hasan Al Bana Berkata :

“ Tidak ada Islam tanpa jama`ah, tidak ada jama`ah tanpa imarah (kepemimpinan), tidak ada imarah tanpa ketaatan”.

Nilai Jama`ah pada seseorang tidak akan sempurna kecuali terwjut 5 hal :

a. Bangga dengan ber-intima (Afiliasi) dengan jama`ah

b. Merasa tenteram dengan keberadaan dalam jama`ah

c. Jama`ah itu mewujutkan atau akan mewujutkan segala cita-cita keislamanya

d. Setiap anggota berkontribusi pada jama`ah dan jama`ah membantunya, ia menopang jama`ah dan jama`ah pun mendukungnya

e. Seseorang menjadi berarti dengan berjama`ah dan bukan dengan yang lainya. Sedang jama`ah itu walau tidak ditegakkan olehnya pasti akan ditegakkan oleh selainya.

Allah berfirman :

Dan jika kalian berpaling maka niscaya Allah akan mengganti kamu dengan kaum yang lain dan mereka tidak akan seperti kamu” (QS. Al-Maidah :54)

Wallohu a`lam

 
Leave a comment

Posted by on 1 February 2012 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: